Blair Jatuh Dari Tangga

1050 Words

Seluruh tubuh Sarah rasanya pegal sekali. Ternyata terus-terus duduk dengan posisi yang sama di depan layar melelahkan. Padahal dulu ia begitu kagum melihat orang-orang yang berangkat bekerja dan pulang begitu hari sore. Ia selalu bertanya-tanya apakah bisa menjadi sekeren itu saat dewasa nanti. Namun, setelah mengalaminya sendiri rasanya sangat melelahkan. “Kamu baik-baik saja?” Gema menanyai Sarah saat ia turun dari mobil dan melihat wajah kekasihnya lesu sekali. Dengan lesu Sarah mengangguk. Ia kemudian memaksakan diri tersenyum sedikit pada Gema. “Terima kasih,” katanya dengan tulus. Ia masuk ke mobil yang pintunya sudah dibukakan Gema. “Mau singgah ke suatu tempat sebentar?” tanya Gema sebelum menyalakan meson mobil. Sarah berpikir sebentar. Saat ini masih jam lima sore. Di ruma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD