Aku Akan Membantumu

1092 Words

Sudah lama sekali Gema tidak mendengar Sarah tertawa dengan ceria. Mungkin berada di sekitarnya dan orang-orang yang dikenal begitu berat hingga tak bisa suara tawa tersebut muncul. “Maaf, aku terlambat,” kata Gema. Ia berdiri di belakang Dryad dan melihat sendiri keceriaan yang dilihat sebentar tadi perlahan menghilang dan berganti dengan kesenduan. Sial! Gema lekas memaki di dalam hati. Ia benar-benar tidak mau menghapus kecerian yang sulit dilihatnya tersebut. Ia menjadi menyesal sudah datang dan bergabung. Sebenarnya bisa saja tadi dirinya berlama-lama di pintu warung tenda ini. Kalau perlu bersembunyi di dalam bayangan jika memang ia memiliki kemampuan seperti itu. “Duduk-duduk!” Dryad mempersilakan. Sekali lagi Gema melirik Sarah terlebih dahulu dan merasakan tikaman di dadanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD