Rasa Cinta yang Masih Ada

1165 Words

Akhir penderitaan Morgan berakhir juga. Flo sudah memutuskan untuk memakai wedding organizer yang dipakainya tersebut. Makanya ia merasa amat lega. Ia sampai-sampai ingin memeluk Flo karena berhasil membebaskannya dari kebosanan selama proses tersebut. “Aku akan kembali ke kantor? Kamu mau kuantar lebih dulu?” tanya Morgan. Flo mengeleng. “Sebenarnya aku akan melihat tempat untuk resepsi sekarang.” Morgan mengangkat alisnya tidak percaya. Ia benar-benar tak menyangka kalau mempersiapkan pernikahan harus serepot ini. Ia jadi kasihan pada semua pengatin sepertinya. Morgan mengaruk kepalanya dan mengisi paru-parunya dengan oksigen yang kebetulan masih gratis. “Kalau begitu aku ikut,” putusnya. Flo tertawa. “Kamu khawatir kalau aku akan memilih tempat yang buruk?” Morgan mengeleng seg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD