"Gimana kabarnya Dion ngomong - ngomong?" Muka Egi nampak berbinar - binar kala membicarakan Dion. "Dia jadi orang bule sekarang. Dia kuliah di Colombia," jawab Kian sekenanya. Kedua mata Egi membulat. "Oh ya? Colombia University kah maksud lo?" "Yup!" Kian mengangguk - angguk. "What? Si Dion? Kuliah di Colombia University? Dia kan bego. Kok bisa, sih? Nyogok pasti, kan. Apa minta tolong orang dalem?" Kian langsung menempeleng kepala Egi. "Enak aja bilang kakak gue bego. Masih pinteran Dion lah, dari pada lo. Jangan ngatain kakak gue bego, ya. Cuman gue yang boleh bilang dia bego!" "Aduh ... Lo nggak berubah sama sekali ya ternyata. Tetep posesif sama kakak Lo. Tapi Lo sendiri suka nyiksa dia. Dasar psikopat Lo." Egi mengelus - elus kepala malangnya, yang baru saja ditempeleng Kian.

