Perjalanan terasa begitu panjang. Dinginnya malam menusuk sampai ke tulang. Meski Mina sudah pakai jaket, dan ia bahkan duduk pada bagian boncengan, tetap saja ia merasa dingin. Apa lagi Kian yang duduk di depan, tanpa ingat untuk membawa jaket pula saking terburu-burunya. Sampai di rumah sakit itu, setelah drama memarkir motor, sebab ternyata parkiran dalam sudah sangat penuh, cukup sulit untuk menemukan satu slot yang muat untuk meletakkan motor Dion yang besar itu. Mereka langsung menuju ke receptionist untuk menanyakan di mana letak kamar Lintang. Mina memang tahu Lintang dirawat di sini, tapi ia tidak tahu di mana letak kamar Lintang secara pasti. Syukur lah, pihak receptionist kooperatif. Ia langsung menjawab di mana letak kamar Lintang tanpa bertanya macam-macam. Kian menarik na
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


