NPH 26

1539 Words

Ketukan keras dari pintu membuat kedua insan yang masih tidur nyenyak di dalam kamar mereka pun merasa terusik. Milly lah yang pertama kali bangun. Wanita itu meregangkan tubuhnya, rasanya ia merasa lelah sekali sekarang. Baru saja dia ingin beranjak dari kasur, ia merasakan sakit di bagian bawah tubuhnya. Milly mencoba mengingat apa yang terjadi. Seketika matanya pun membulat penuh. Kepalanya perlahan menoleh ke arah kiri, dia melihat punggung polos itu yang masih berada di dunia mimpi. Wajah Milly pun memanas memikirkan hal yang dilakukannya semalam bersama suaminya itu. Dengan pelan, Milly mulai turun dari ranjang, dia menahan rasa sakitnya di sana. Kemudian, matanya tertuju kepada kemeja milik Eden. Ya, itulah satu-satunya baju yang mungkin layak untuk ia pakai. Milly pun memasangny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD