Ada yang aneh. Itulah yang Milly rasakan sekarang. Setelah dia terbangun di sebelah Eden dengan keadaan pria itu yang masih memeluknya, Milly merasa jika sikap Eden sedikit berubah pagi ini. Buktinya saja pria ini nampak santai, bahkan ia tak memakai pakaian kantor yang sudah Milly siapkan di kamarnya. “Kamu kenapa pakai baju itu?” tanyanya dengan menunjuk baju berbahan kaos yang dikenakan Eden sekarang. Pria itu mengernyit dan melihat penampilannya, tampak normal saja. “Hanya ingin memakainya. Memang kenapa?” tanya Eden balik di mana ia tak memahami keadaan. Milly memutar bola matanya malas. “Eden, apa kamu lupa sekarang hari apa? Sekarang hari rabu, biasanya apa yang kamu lakukan di hari rabu?” tanya Milly. “Kerja. Itu yang kamu lakukan. Seharusnya kamu memakai baju yang sudah aku si

