21

1127 Words

"Astaga Nona Evelyn!" kaget Felix saat wanita itu melenggang masuk ke kantor. Evelyn segera menoleh dan memberi senyuman tipis. "Anda pasti kesal karena kami memaksa Pak Adrian pulang saat menikmati honeymoon." Alis wanita itu agak berkedut, lantas ia bertanya. "Kenapa ya?" "Begini." Felix mendekat, lalu berbisik. "Web pemerintah banyak yang dibobol, jadi keadaan kantor lagi hectic. Pak Adrian marah besar. Sejak kemarin beliau lembur." Evelyn sedikit membeku mendengarnya. "Jadi dari awal dia di sini?" "Benar, Bu. Sekarang saya jadi takut karena mendesak Pak Adrian pulang. Saya mohon maaf sebesa-besarnya." 'Apa aku salah mengira kalau dia menemui Nadine?' batin Evelyn sedikit gusar. 'Syukur deh kalau dia sibuk dengan pekerjaannya.' "Tak apa. Apalagi ini urgent," maklum wanita itu. F

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD