Super Hero

1267 Words

"Ya, baik. Pastikan yang lainnya tidak memberitakan hal ini, aku tidak ingin Reva merasa sedih." "... "Aku tahu, tapi dia akan merasa sedih jika tahu, jadi pastikan tidak ada pemberitaan semacam itu." "... "Baik, terserah padamu. Lakukanlah jika itu memang perlu dilakukan." kemudian percakapan diakhiri. "Ada masalah apa?" Reva terbangun setelah mendengar percakapan yang tidak terlalu jelas barusan. Kemudian dia bangkit dan perlahan bergereser ke belakang suaminya yang duduk di tepi ranjang membelakanginya. "Apa aku membangunkanmu? Maafkan aku sayang." Abim meletakan ponsel diatas nakas, kemudian duduk bersandar pada kepala ranjang. Dada telanjangnya tampak naik turun dengan cepat. "Sudah lari marathon pak?" Reva berkelakar seraya menyentuh d**a bidang suaminya. Abim terkekeh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD