"Selesai." Reva merapikan Dasi yang melilit di bawah kerah kemeja Abim, kemudian mengancingkan jasnya. Dan tampaklah pria itu dengan tampilannya yang sempurna bak seorang model. "Terimakasih." pria itu mendekatkan wajahnya untuk mendapatkan ciuman manis seperti biasanya. Kemudian terkekeh setelah berhasi mendapatkannya. "Bagaimana kandunganmu hari Ini?" dia menyentuh perut Reva dan mengusap-usapnya dengan lembut. "Baik." "Mual-mualnya?" "Sudah jarang." "Berapa bulan kandunganmu sekarang?" "Menginjak empat." "Empat bulan?" "Iya." "Cepat ya?" "Tidak. Memang normalnya begitu." "Hmm ... kok aku merasa kehamilanmu cepat sekali?" senyum pria itu tersungging begitu manis. "Tentu saja, bukan kamu yang mengandung, tapi aku." jawab Reva, sedikit mendelik. "Benar, ..." dia tergela

