Reaksi

2668 Words

Mobil Devan berhenti di depan rumah Keyra. Kemudian ia turun dan membukakan pintu untuk Keyra. Keyra tersenyum setelahnya. "Thanks ya Dev, lo udah nganterin gue" "Sans aja. Jadi ini rumah lo?" tanya Devan basa-basi. "Ya begitulah" "Gimana kehidupan lo setelah nikah?" Keyra tersenyum cerah, "Gue bahagia kok, gak kurang satu apapun. Dan gue gak pernah nyesel nikah muda." jelasnya masih tersenyum. Andai saja senyum itu untuknya, pasti Devan akan sangat bahagia. "Lo sendiri gimana? Udah punya pacar? Jomblo ya? Terlalu sibuk kerja nih pasti makanya gak laku" ejek Keyra. Devan mendengus. Tidak laku katanya? Lebih tepatnya perempuan yang saat ini sedang ia sukai adalah Keyra sendiri. Dan sakitnya, ia tidak tahu kalau Keyra sudah menikah. Devan harus berusaha mengikhlaskan Keyra. Dia bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD