Part Spesial (Tambahan)

2125 Words

Lagi-lagi Keyra menghela nafas ketika anaknya, Zian, yang kini berusia 4 tahun itu kembali menggelengkan kepalanya. Keyra hampir frustasi tetapi ia masih sabar menghadapinya. "Zian makan ya, sini mama suapin.." ujar Keyra lagi. "No.." Zian tetap menggelengkan kepalanya. "Why? Kamu nggak suka sama lauknya?" Ia menggeleng, "Zian enggak laper Ma" "Tapi kamu belum makan dari tadi.. ayo Sayang sini mama suapin, dikit aja kok." "Enggak mau" Zian menggeser piring didepannya. Keyra pun pasrah, ia meletakkan sendok yang ia pegang. "Emang Zian nggak kelaparan kalo nggak makan hum?" "Enggak dong Ma. Zian kan setlong kayak papa." Keyra terkekeh mendengar penuturan anaknya, "Strong sayang.. bukan setlong" Tak lama setelah itu  pun terdengar suara Kevin yang menggelegar di seluruh penjuru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD