#50

1271 Words

Joanna mengigit bibir kuat-kuat, menahan sensasi senang saat apa yang ia rencanakan berjalan dengan mulus, dan pastinya ... sebentar lagi Zero akan kembali menjadi miliknya, seperti sedia kala. Gadis itu berusaha menahan buncahan kebahagiaan yang meluap-luap di dalam diri, kala ia dan Zero masih berada di dalam lift yang terasa dingin, karena tidak ada satu pun di antara mereka yang membuka percakapan. "Joanna." Panggilan Zero yang terdengar lembut itu membuat Joanna menoleh. Gadis itu sempat tersenyum samar sejenak. Oh, apa obatnya sudah bereaksi? Well, benar. Joanna meletakkan obat perangsang di dalam minuman Zero, dan ia menitipkan sampanye itu kepada salah satu pelayan, agar Zero langsung meminumnya tanpa menaruh curiga. Benar saja, apa yang ia bayangkan terjadi, karena dengan begit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD