Untitled Episode

1399 Words

"Nya..." "Ya?" "Mimpi kamu apa?" Sudah lama Kanya tak menikmati duduk di pinggir pantai, bahkan duduk sambil diam dan menikmati pemandangan sangat jarang ia lakukan jika tak sedang minum teh di depan rumah. Pemandangan yang kerap ia nikmati hanyalah motor dan mobil lalu lalang. Ia baru sadar lagi setelah sekian lama kalau tempat tenang seperti inilah yang ia paling sukai. Pertanyaan Baskara membuat Kanya terpekur agak lama. Gadis itu tentu saja memikirkan jawaban yang tepat, tapi malah semakin dipikirkan, semakin tidak ketemu. Apa ia tidak punya mimpi? "Umm... kayaknya aku masih belum tahu." Tersenyum kecut, tangan Kanya melempar pasir ke dalam ombak yang pecah di bibir pantai. Meskipun ia duduk di tengah teriknya panas, tapi Baskara siaga menancapkan daun kelapa yang tadi ia paka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD