Bab 86 - Milikku Adalah Milikmu

1561 Words

Sayup-sayup netra Vania terbuka ketika merasakan sensasi dingin yang menyentuh kulit wajahnya. Terlihat sosok Galaksi yang tengah duduk di sisinya. Pria itu sedang mengompres pipi istrinya dengan hati-hati agar tidak membangunkannya, tetapi tetap saja wanita itu menyadarinya. “Apa yang kamu lakukan?” Vania bertanya dengan suara yang terdengar serak. “Pagi, Sayang,” sapa Galaksi. Ia melepaskan kompresan dingin dari pipi istrinya, lalu memberikan kecupan ringan di sana. “Apa tidurmu nyenyak?” balasnya bertanya tanpa menjawab pertanyaan istrinya tadi. Vania hanya mengangguk kecil. Dengan pandangan yang masih menyilaukan karena belum terbiasa dengan cahaya ruangan, Vania memperhatikan penampilan suaminya pagi ini. Aroma sabun yang segar menguar dari tubuh pria itu. Surai Galaksi juga telah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD