“Halo, Helena. Ada apa?” Nada suara Galaksi berubah menjadi datar saat menjawab panggilan rekannya tersebut. “Gal, maaf mengganggu waktumu. Aku … aku cuma mau bilang kalau aku ketinggalan pesawat tadi. Jadi aku sekarang masih di Bali,” terang Helena di seberang telepon tersebut. Kening Galaksi mengernyit. “Ada apa, Helena? Tidak biasanya kamu ceroboh seperti ini?” selidiknya. Galaksi dapat merasakan kegelisahan wanita itu dari nada suaranya. Selama mengenal wanita itu, tidak ada masalah sulit yang tidak pernah bisa diselesaikan Helena dan Galaksi berpikir jika telah terjadi sesuatu sampai wanita itu mengalami keterlambatan seperti ini. “Ada apa, Helena? Apa terjadi sesuatu sama kamu?” selidik Galaksi dengan raut wajah khawatir. Helena tidak menjawab pertanyaannya seolah ada keraguan

