Mentari pagi telah menampakkan wajahnya di balik awan. Namun, sisa rintik hujan semalam masih belum menghilang. Hawa dingin yang menggigit kulit membuat Galaksi terjaga. Perlahan netranya terbuka, lalu sudut bibirnya terangkat tatkala melihat wajah sang istri yang masih terlelap di sisinya. Helaian selimut yang sempat menutup tubuh mereka ternyata telah teronggok di lantai sehingga tidak heran jika Galaksi merasa kedinginan sekarang. Vania juga merasakan hal yang sama sehingga ia semakin menempelkan tubuhnya pada tubuh Galaksi untuk mencari kehangatan. Galaksi kembali mengulum senyumnya. Ia memandang wanitanya dengan tatapan lembut penuh cinta. Jemarinya mengusap kening istrinya dengan hati-hati. Guratan kelelahan masih tersisa pada wajah wanita itu sehingga ia berpikir untuk membiarkan

