Langit segera menarik tangannya dari pundak Vania sebelum Galaksi benar-benar turun tangan untuk merealisasikan ancamannya. “Ck, apa harus sampai seserius itu? Kenapa aku bisa punya kakak sepertimu? Tidak bisa diajak bercanda sedikit pun,” keluhnya seraya mengesah malas. “Bercanda juga ada batasnya, Lang. Apa kamu tidak bisa dewasa sedikit? Kamu sudah bukan anak-anak lagi. Seharusnya kamu tau batas bagaimana bersikap di depan kakak iparmu,” celoteh Galaksi. Langit mengerutkan bibirnya, lalu mengorek telinganya dengan telunjuknya untuk menunjukkan pengabaiannya terhadap saudara seayahnya tersebut. Vania mengulum senyumnya melihat perdebatan sepasang kakak adik tersebut. Ini kedua kalinya ia melihat Galaksi bereaksi begitu besar terhadap seseorang yang mendekatinya. Sebelumnya Galaksi ju

