Revano melirik ke seluruh ruangan, seolah tidak tahu apa yang sedang terjadi di sini. Revano berakting seolah-olah dirinya terkejut dengan apa yang ada di hadapannya . "Kak Lian? Dia ada di sini?" "Mr. Liandra. Akan melakukan otopsi"Revano menjelaskan, "jadi dia sangat mengharapkan dirimu untuk datang" Sambungnya "Sekarang?" Reza bertanya dengan nada serius. Revano mengangguk, "Ya, Tuan Reza. Tolong jangan biarkan tuan Liandra menunggu," Ya, Reza tahu betul apa yang akan dilakukan pria seperti Liandra jika dia menunggu terlalu lama. Reza berbalik untuk melihat Lisha. Dan akhirnya reza keluar dari ruangan dengan terburu-buru tanpa melihat ke belakang lagi. "Akhirnya!" batin Lisha akhirnya tenang. Dia hampir tidak percaya apa yang baru saja terjadi. Dengan napas lega Lisha sedik

