Kembarannya

2999 Words

"Gue akan hitung, bang." Farrel mengiyakan dari seberang sana. "Aman?" "Gak ada penjaga. Tapi harus hati-hati." Ferril mengiyakan. "Gunakan kunci L." Farrel yang memandunya. Ferril mengambil di dalam ransel dengan cepat lalu mencoba membuka pintu belakang. Pintu besi tapi anehnya abangnya membuatnya menggunakan kunci L itu. "Tekan tombolnya." Aaaah. Ia kira kunci L manual. Hahaha. Ia jarang menggunakannya. Jarang membawa ransel seperti ini juga. Biasanya hanya mengantongi pistol. Lalu kini rasanya seperti agen rahasia. Yaa memang ia juga sejenis itu. Lantas hanya menekan tombolnya, pintu terbuka dnegan mudah. Ia dan Mario sempat saling menatap. Sama-sama takjub tapi tak mengatakan apapun. Itu artinya abangnya sudah berhasil menganalisis bangunan dan isi di dalamnya. Masih seba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD