"Baju lo di situ." Ia mengangguk. Ia biarkan adiknya berganti pakaian dan tentu saja menggunakan pakaian miliknya. Setelah itu ia mengajaknya ke ruang kerjanya. Fara membalik badan begitu melihat dua bersaudara itu keluar dari kamar. Ia terburu-buru menuruni tangga sambil berpegangan. Ia sesungguhnya penasaran akan apa yang terjadi. Tapi ini bukan urusannya. Suaminya pasti tak akan berbicara banyak soal ini. Ia hanya akan mendapatkan inti ceritanya. Yaaa tipikal suaminya memang begitu. Ia geleng-geleng kepala. Tapi kalau dipikir-pikir lagi kejadian tadi, Ferril terlihat benar-benar kacau. Benar-benar berantakan. Bukan ciri Ferril seperti biasanya. Ia menghela nafas. Entah apa yang terjadi ya semoga bukan sesuatu yang buruk. Lalu tampaknya keduanya berbicara dengan sangat serius. Karena

