“Perlahan tapi pasti, ternyata aku sudah jatuh cinta begitu dalam.” *** Sebagai orang kedua yang mendengar keputusan Sakura memilih Andrew sebagai pasangan hidupnya, Kenza berjanji untuk mentraktir sahabatnya itu. Awalnya ia berpikir bahwa rencana ini merupakan undangan makan malam di restoran atau kedai biasa. Namun kenyataannya, Kenza justru mengundangnya, Andrew dan Hana untuk menginap di salah satu villa di puncak. Sabtu sore sekitar pukul tiga, Andrew dan Hana sudah menjemput Sakura dari rumahnya mengingat ini masa liburan sekolah. Buktinya, perjalanan yang seharusnya hanya bisa ditempuh sekitar empat puluh lima menit bertambah menjadi satu jam lebih. Beruntung Andrew memiliki jam terbang tinggi dalam menyetir hingga jalanan yang padat bisa diatasi cukup baik. Ketika mereka sampai

