“Kalau lawan sudah muncul, tandanya kompetisi siap dimulai.” *** "Demi apa kamu dianter sama cowok yang baru kamu kenal, Sa? Pas banget lagi waktu mobil kamu lagi di-upgrade mesinnya gitu? Dan sampai bagi nomor hape pula?" sahut Kenza panjang lebar dengan berteriak setelah mendengar cerita Sakura yang mampir ke rumahnya karena sudah berjanji menjenguk Claudia. Sakura mendesah kesal karena komentarnya terlalu keras. Di depan rumah Kenza baru saja berjalan dua orang wanita paruh baya yang langsung terkejut mendengar suaranya. “Kenapa nggak sekalian aja tulis di sosmed biar semua orang tahu?” keluhnya. Melihat sahabatnya kesal justru membuat Kenza tertawa. "Ngerjain kamu tuh paling gampang emang. Senangnya aku punya sahabat kaya kamu," ucapnya sambil mencubit sebelah pipi Sakura pelan. "T

