“Nggak ada yang lebih diinginkan seorang wanita daripada mendengar pertanyaan ‘Maukah kamu menikah denganku’?” *** Dukungan, atau lebih tepatnya desakan, dari segala sisi mendorong Sakura dan Andrew untuk mulai mempersiapkan pernikahan mereka. Kata orang jika kedua belah pihak keluarga sudah merestui, tidak akan ada aral melintang. Ini adalah pertanda paling utama bahwa dua insan memang diperuntukkan satu sama lain. Fakta bahwa Sakura adalah anak semata wayang ditambah dengan usainya masa lajang menahunnya, orang tua Sakura dan keluarga Kenza pun memberikan dukungan penuh. Mereka membantu mempersiapkan demi hari pernikahan yang hebat dan tidak terlupakan. Mengerahkan semua koneksi yang mereka miliki, penyelenggara acara serta produsen undangan dan souvenir pernikahan didapatkan dengan m

