BAB 21

1104 Words

Michelle POV Aku sangat bahagia bisa bertemu dengan Tristan. Sebagai seorang ibu, aku sangat merindukannya. Ia adalah anakku satu - satunya yang ku miliki. Meskipun dulu aku meninggalkannya tetapi di lubuk hatiku, aku merasa bersalah terhadapnya. Ia masih sangat kecil saat aku tinggalkan. Aku melihat ponselku dan membaca pesan dari Raul. Aku bersyukur ia sudah berbaikan dengan istrinya dan aku membalas pesannya " Syukurlah jika kau sudah berbaikan dengan istrimu" Tidak beberapa lama kemudian Raul membalas pesanku " Maaf kemarin aku tidak bisa datang untuk menemuimu" " Tidak apa - apa. Aku tidak marah kepadamu" " Syukurlah kalau begitu. Mungkin kita bisa mengatur waktu untuk bertemu" " Terserah kau saja. Aku tidak memaksamu" " Maaf Michelle, aku pergi dulu. Nanti kita lanjutkan la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD