TLC 22

732 Words

“Emmgghhhh,mgghhh,” Aira menggeram berusaha memenuhi hajat pejantan yang melenguh melepas orggasme dirongga mulutnya, lidahnya berusaha menyedot batang yang berkedut kencang menghantar cairan kental ke mulutnya. Berkali-kali Aira meneguk untuk mengosongkan mulutnya yang telah penuh. Wajahnya begitu pasrah ketika batang berlendir ditarik keluar dan menghambur tetes terakhirnya di kacamata dan wajahnya. Aroma yang khas membuat mulutnya terbuka lebar berharap batang besar itu kembali masuk untuk mendapatkan pelayanan dari lidahnya. Satu lagi pelayanan yang begitu dahsyat dirasakan oleh Rangga, yang tak pernah didapatkannya dari Rianti istrinya. Ada rasa puas dan bangga ketika berhasil melukis wajah seorang guru yang cantik dengan aliran sperrma. Dengan kekuatan yang tersisa Rangga menjatuhka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD