* * Ketika surya belum menampakkan wujudnya, ketika embun masih menetes di gelapnya malam. Mata cantik itu sudah terbuka dengan senyum yang tersungging di wajahnya. Kepalanya bergerak miring, melihat pria tampan yang masih tertidur lelap di sampingnya. Tubuh Alana merapat dan meletakkan kepalanya pada d**a sang pria. Meneliti wajah tampan yang tidak pernah bosan ia perhatikan, dahi lebar, hidung mancung, dan yang Alana suka adalah bibir yang jika sudah tersenyum membuat dirinya bahagia melihatnya. Cup Alana mengecup pelan bibir yang sedikit tebal itu, dengan senyum yang membuatnya matanya menyipit lucu. "Happy second anniversary sayang." Bisik Alana pada telinga Raffi, yang membuat pria itu tersenyum dengan sendirinya. Tangan yang sejak tadi diam saja, sekarang sudah menarik tubuh

