Bab 22 - D-Day

2002 Words

Alfian tersenyum sendiri saat memandang foto Deeva yang tersenyum manis di figura foto di meja kantornya. Ruang kerjanya yang dulu begitu kelam dengan d******i warna coklat tua dan hitam, sekarang terlihat lebih hidup dengan foto-foto tumbuh kembang Deeva yang sengaja ia curi dari hape Rani tempo hari. Ia sengaja memasang semua foto Deeva agar bisa melihat bagaimana tumbuh kembang putrinya yang terlewatkan. Bagaimana cantik dan sucinya anaknya yang baru lahir, bagaimana putrinya itu bisa mengembalikan tawa Rani yang sempat hilang dengan semua tingkahnya yang terekam dalam foto-foto itu. Alfian menghempaskan tubuhnya ke kursi kerja miliknya, menengadahkan kepala sebelum akhirnya kedua tangan nya bergerak ke arah wajah. Ia benar-benar t***l. Istrinya bekerja di tempat Pamannya sendiri s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD