Bella menatap layar ponselnya dengan jantung berdebar. Notifikasi terus berdenting, jumlah suka melonjak ribuan dalam waktu singkat. Komentar demi komentar berdatangan, memenuhi layar. “Kasihan sekali, perempuan ini. Kalau benar hamil anak Damian, dia butuh keadilan.” “Damian Corvin Constantine? Bukankah dia baru menikah?” “Ya, pernikahannya bahkan disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi. Jadi konglomerat itu main gila sebelum menikah?” “Wah, padahal pesta pernikahan mereka termegah di Asia. Benar-benar memalukan.” “Pantas istrinya secantik itu, tapi rupanya suaminya tak bisa setia.” Bella ternganga membaca komentar-komentar itu. Ia tidak menyangka video yang baru saja ia unggah akan secepat itu jadi pusat perhatian. Tangannya bergetar, tapi matanya berkilat penuh kepuasan.

