Bella duduk di sofa dengan wajah basah oleh air mata. Di tangannya ponsel yang menampilkan berita pernikahan mendadak Aurelia Selene Hartman dan Damian Corvin Constantine. Gaun putih Aurelia, senyum dingin namun anggun, serta sorotan kamera pada Damian yang berdiri gagah di altar seolah menampar wajahnya berkali-kali. “Tidak…” suaranya pecah, tubuhnya gemetar. “Tidak… ini tidak mungkin… itu harusnya aku… itu harusnya aku di sana!” Ibunya berusaha memeluknya, namun Bella menepis kasar. “Jangan sentuh aku!” teriaknya histeris. “Aku yang paling bodoh! Aku yang membiarkan Damian pergi! Aku percaya semua gosip busuk itu, aku menolaknya! Dan sekarang… dia… dia menikahi Aurelia!” Ia berteriak hingga suaranya pecah. “Aku benci dia! Aku benci Aurelia! Wanita itu selalu mengambil semua yang kuing

