aku merasakan daahsyatnya bercinta tanpa ada hubungan,meskipun aku sebenarnya juga sangat menikmatinya
setelah pukul 2dini hari kami selesai melakukan hubungan itu.
aku hanya terdiam meratapi nasib dan beban hidup yang sangat pilu.
"terimakasih sayang"ucapnya lirih sambil memelukku dari belakang.
aku hanya bisa terdiam tak menjawabnya.
"aku akan memberimu segalanya"tambahnya
"apakah ini yang selama ini anda inginkan?"tanyaku
"apa maksud kamu?"tanyanya kepadaku
"setelah anda merebut keperawananku,lantas anda akan memecat saya begitu saja?apakah itu yg selama ini anda inginkan?"jawabku
"aku tak hanya mencari kepuasan pribadi,aku sangat tertarik pada tubuhmu,aku menyukaimu,aku tak kan memecatmu sebagai sekertaris pribadiku,jngan khawatir aku akan memberimu segalanya dan kmu jangan berpikir yang terlalu dalam anggap saja ini sebagai tanda untukmu untuk kehidupan yg lebih baik"jawabnya dengan santai.
aku menangis mendengar itu,aku memang tulang punggung keluarga tapi tak seharusnya aku melakukan ini hanya demi uang.aku takut jika nanti orang-orang tau aku melakukan ini bagaimana perasaan orang tuaku yang selalu menjagaku agar tidak terjerumus pada hal yg seperti ini.
tanpa sadar aku pun tertidur,pada pagi hari aku terbangun bergegas membersihkan tubuhku dibawah shower akupun menangis.
"apa yang aku lakukan?apakah aku semurah itu?tapi disisi lain aku benar benar menikmatinya"gumamku
tiba-tiba aku mendengar suara pintu terbuka,aku terkejut melihat dia yang masih polos tanpa benang sehelaipun,aku langsung meraih handuk dan menutupi tubuhku.tapi semua terlambat,dia memeluku dari belakang.
"maafkan aku sayang mungkin memang caraku salah tapi aku sungguh mengagumimu setelah pertama bertemu aku tertarik padamu"ucapnya
"apakah anda cuma ingin mengambil kehormatanku demi nafsu anda?"jawabku
"tidak,aku akan memberimu segalanya tapi jangan sampai kamu bercerita kepada orang diluaran sana demi kehormatanmu dan keluargamu"timpanya kepadaku
"kehormatan dan keluarga saya atau anda?"sahutku hampir menangis.
"hanya kita yang tau jangan berpikir aku akan pergi darimu dan memecatmu,aku menyukaimu mawar"jawabnya sambil menyeka air mataku.
setelah aku berhenti menangis dia lantas membisikan kata manis yang membuatku terbuai lagi dengan sentuhan tangannya dibagian miss v dan payudaraku sembari menciumi leherku.akupun terbuai olehnya,tanpa aku sadari dia membalikkan tubuhku dan tanpa perlawanann aku menerima ciuman tanpa henti.
"give me more bebby"ucapnya lirih.akupun mulai menikmatinya dan kuraih kejantanannya,perlahan aku turun lalu mengulum hingga kepangkalnya.terasa sekali menyodok ditenggorokanku yang membuatku tersedak.
setelah puas dengan forplay dia mengangkatku naik dan membalikkan badanku.dengan perlahan dia memasukkan kejantanannya dari belakangku.
"akkkhhhh pelannnn pak,kejantananmu sungguh besar"rintihku menikmatinya
"ukkhhhhh sayang sungguh nikmat sekali sayang"desahnya.
"ppppaaaakkkkkkkk ukhhhhhhh kiiitaaaaa adaaaa meetiinngggg paakkkkkk okhh yeah f**k me more"desahku sambil meningatkan jadwal meeting itu.
diapun lantas memompa dengan kencang tak terhitung berapa kali aku mengalami o*****e dalam tempo yg sebenarnya sangat singkat.tapi meskipun singkat,aku mengalami lebih dari 3x o*****e dan tak lama kemudian dia menyemburkan cairan kehangatan itu didalam vaginaku.aku terkejut tapi aku menikmati sekali kehangatan itu.aku kembali menangis aku sangat takut jika aku sampai hamil.
"tenang sayang aku akan melakukan apapun dan memberimu apapun untuk tanda tanggung jawab"bisiknya
"kenapa anda hanya berpikir hanya dengan uang?kalau anda hanya bertanggungjawab kenapa hanya uang dan uang yang selalu anda janjikan?"ucapku
"lantas apa maumu?"jawabnya
"aku ingin anda bertanggungjawab jika saya hamil"jawabku
"jangan khawatir itu tidak akan terjadi"jawabnya santai.
setelah itu aku mencoba menenangkan diri dan membersihkan tubuhku dan bergegas untuk bersiap.
setelah itu kami berangkat meeting disuatu caffe didekat hotel kami menginap.
setelah hampir dua jam meeting itu pun selesai,kami lantas berwisata dipantai karna memang hotel yg disewa dekat dengan pantai.
kami bermain dipinggiran pantai dan sejenak aku melupakan kejadian itu.
"aku menyukaimu mawar,apakah kamu mau untuk bersamaku?"bisiknya
"hah?apa?aku ngga salah denger?aku hanya wanita tamatan SMA dan aku juga cuma bawahannya,apakah aku tidak salah mendengarnya?"gumamku dalam hati
"mawar?"panggilnya menyadarkanku
"eehhh ii..yya pak?"sahutku tersadar dari lamunanku.
"tpi pak apakah anda benar menyukai saya?atau hanya sebagai pelampiasan karna semua wanita hanya ingin harta anda?"tanyaku
"tidak kamu tidak salah dengar"jawabnya
"tpi pak saya hanya bawahan anda,saya juga bukan orang terpandang seperti anda,dan saya juga bukan orang terpelajar seperti anda" timpaku
"tapi kamu berbeda aku menyukaimu"jawabnya
aku pun bingung harus bagaimana aku mencoba untuk mengabaikan itu semua dan melupakan semua yang terjadi.tiba-tiba aku mendapat telfon dan di beri kabar jika ibuku masuk rumah sakit aku bingung harus bagaimana.
"kamu kenapa?"tanyanya
"ibu saya masuk rumah sakit pak,harus dioprasi"jawabku dengan bingung aku harus bagaimana sedangkan aku masih diluar kota.
"ya sudah kemasi semua barang kita,kita langsung pulang menemui ibumu"jawabnya dengan tegas
"tapi pak bagaimana dengan meeting besok?"tanyaku
"sudah jangan fikirkan itu sekarang kita pulang kamu atur ulang semua jadwal meeting besok untuk minggu depan"sahutnya.