Sahabat Yang Baik

1192 Words

"Sarah!" panggil Noah dengan kasar, wanita itu membuka matanya dengan segera, terbelalak lalu memicing menjauh saat menyadari Noah berada dekat sekali dengannya. "Ish, ngapain kamu dekat-dekat denganku, sana jauh-jauh." pekiknya segera membuang muka. Pilu, itu lah yang Noah rasakan segera. Dia mundur dan memberikan jarak bagi Sarah untuk bangun. Mereka berada di restoran Jepang yang berada di pinggir danau buatan, dengan dekorasi ala Jepang yang sangat apik dan cantik. Noah sudah mencari dan memesan tempat ini dari jauh-jauh hari. Hanya untuk Sarah, semua selalu untuk dia. "Bagaimana, kamu suka tidak tempatnya?" tanyanya menahan perasaannya dalam-dalam di ujung hatinya. Wanita itu berdiri lalu meregangkan otot-otot tubuhnya karena baru saja terbangun dari tidur yang nyenyak. "Hmm, se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD