Noah ini Noah itu, entah kenapa mendengar nama itu disebut Abraham menjadi kesal. Daun telinganya terasa panas ketika mendengar nama itu terus-terusan disebut. Sarah juga terlihat tidak suka, syukurlah. Abraham kembali berusaha berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaannya lagi. Namun saat nama itu tersebut kembali dan Sarah mengangkat teleponnya sambil tersenyum, api cemburu menyambarnya, dan kakinya tiba-tiba melangkah keluar dari ruangannya dengan cepat. Abraham tidak akan rela kalau Sarah dijemput pulang oleh Noah! "Kamu belum boleh pulang, masih ada yang mau saya tanyakan," ucapnya hampir jatuh karena terburu-buru. Sarah menoleh dan menatapnya dengan bingung lalu mengangguk. "Mau tanya apa pak?" "Nanti, saya …, saya mau ke toilet dulu. Kamu tunggu saja dulu." Dia harus tegas,

