Sierra perlahan membuka matanya. Pertama pandangannya masih kabur. Lalu semakin lama semakin jelas. Ia melihat sebuah langit-langit ruangan yang berwarna putih. Ia merasakan ada seseorang di sampingnya lalu melirik ke arah orang itu. Ia terkejut ketika melihat Amerta ternyata berada di sana tampak sedang menungguinya. Apa ini? Kenapa tiba-tiba ia melihat Amerta berada di sampingnya padahal sebelum ini jelas-jelas ia dibentak-bentak dan diusir dari rumah. “Mama…” gumamnya. Amerta pun menoleh mendengar suara Sierra. Ia terkejut melihat putrinya akhirnya sadar. “Sierra, kau sudah sadar?” katanya. “Apa aku sudah berada di surge, apa aku tidak punya dosa?” tanya Sierra. “Bicara apa kau, kau masih hidup, kau ada di dunia ini,” jawab Amerta. Sierra tampak terkejut “jadi aku belum mati, kenap

