21. KOHODA IS FIRE

1093 Words

“Gak kenapa-napa Non?” tanya Bi surti sambil menolong Jesica. Dia measa bersalah karena kecerobohannya ini bisa membahayakan nyonya di rumah ini. “Gak papa Bi. Punten lap agak kering biar gak licin,” pinta Jesica sopan. Dia takut terpeleset lagi sedang enak-enaknya nonton dua cogan galau. “Baik, Non. Non gak lagi hamil kan? Bahaya nanti takut keguguran,” tanya Surti. Bisa di pecat dia nanti jika membuat bosnya mengalami pendarahan. Surti lupa kenyataan jika Jesica dan Biyan baru beberapa hari menikah, mana mungkin sudah berbadan dua. Jika sudah menabung bibit dulu sebelum menikah baru di sebut hamil duluan. Jesica dan Biyan kan tidak seperti itu.  “Bibik. Baru juga nikah. Lagi menstruasi, Bik. Gagal jadi dedek bayinya.” Jesica mengusap-usap perutnya.  Surti mengangguk-angguk lalu seger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD