Tangan kekar Biyan memeluk Jesica yang ada di dekapannya. Semalam Biyan membilas tubuh sang istri dan menggendongnya ke atas kasur. Alhasil mereka belum sempat mengenakan pakaian. Dua tubuh polos itu dibalut selimut tebal. Jesica tertidur di bathtub. Kebiasaannya yang tidur pulas itu membuat ia sampai tidak menyadari jika tidur di mana dan berakhir di tempat mana. “Morning honey!” bisik Biyan saat merasakan ada gerakan dari tubuh Jesica. “Ini dimana?” tanya Jesica sambil membuka mata. Perasaan ia sedang tidur di bathtub. “Kasur kamar kita!” jawab BIyan. Menggendong Jesica ala bridal style tentu sangat mudah. Lebih berat menggendong Reginald. “Aku kira masih di bathtub.” Jesica memejamkan matanya lagi. Pergulatan semalam membuat ia lelah Biyan kan tidak cukup satu kali. “Ini udah pagi

