Gak Polos Polos amat

1490 Words

“Aku ingin sesuatu yang manis. Donat mungkin memenuhi yang aku inginkan,” jawab Lizzie sambil tersenyum. “Oke baiklah, apa pun yang akan membuatmu bahagia.” Lizzie memekik gembira dan memimpin selangkah menuju sebuah kedai donat sambil menggenggam tangan Daxon bersamanya. Lizzie berdiri di konter, matanya terlihat berkilat dan lapar menatap beberapa donat yang dipajang di etalase. Hasilnya dia memilih enam rasa berbeda untuk satu kotak porsi yang dibungkus dalam sebuah kotak. “Tidak tunggu!” ujar Daxon tersentak ketika melihat Lizzie mengeluarkan dompet dari saku celananya. Lizzie menatap pria itu dengan tatapan menuntut. “Om, biar aku yang membayarnya sendiri kali ini, oke?” ujarnya sambil menyerahkan uang yang dia pegang kepada kasir dan transaksi selesai dalam hitungan menit. Membua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD