Keira bangun saat jam sudah menunjukkan pukul 00.00 karena merasa lapar. Tidak biasanya ia lapar di malam hari seperti sekarang ini, dengan langkah pelan ia keluar dari kamar milik Nathan. Lelaki itu tidak ada di kamar, entah ada dimana. Saat sudah sampai di dapur, Keira membuka kulkas. Berharap mendapatkan sesuatu yang bisa membuatnya tidur nyenyak. "Yah, cuma ada makanan mentah. Kenapa nggak ada makanan." gumamnya sedih Karena tidak ada makanan yang bisa ia makan, akhirnya Keira duduk di depan kulkas. Wajahnya menjadi sedih karena tidak bisa makan, hanya ada camilan. Tapi ia tidak ingin makan camilan, Keira ingin makanan yang bisa membuatnya kenyang. "Kenapa disini?" Keira seketika mengangkat kepalanya mendengar suara Nathan yang begitu dekat. "Kenapa?" tanya Nathan lagi, dengan waj

