27

2032 Words

Pagi ini Nathan bangun dari tidurnya dengan perasaan senang, ia berpakaian santai karena hari ini ia akan menjemput hidupnya dan memulai semuanya dari awal. Bahkan senyum yang tidak pernah terlihat oleh orang lain kini menghiasi wajah tampannya. Tapi perasaannya tidak enak, entah apa yang akan terjadi nanti Nathan akan terus berusaha membujuk Keira bagaimana pun caranya. Baru melangkah keluar dari pintu Nathan mendapat tamparan keras tepat di pipi kanannya, matanya menatap kaget orang yang telah berani menamparnya. " Kenapa kamu usir Keira Than? Kenapa kamu sejahat ini, mama gak Pernah ngajarin kamu jadi orang sangat pengecut" wanita paruh baya itu membuat Nathan tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun " Papa tau kamu gak punya perasaan sama dia, dan dulu papa juga ingin memisahkan kalian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD