33

2724 Words

Bagas menunggu Nathan, dokter mengatakan jika sahabatnya kelelahan dan kurang istirahat. Jadi Bagas meminta agar dokter memberikan obat tidur pada Nathan. Ia ingin Nathan istirahat untuk beberapa jam, biar nanti dirinya dan Kevin yang mencati keberadaan Keira dimana. Sambil menunggu Nathan, Bagas m ngecek rekaman cctv yang sudah berhasil ia dapatkan dari beberapa tempat. Ia cukup pusing saat beberapa cctv di sekitar rumah rumah Keira tidak bisa di akses. Ketika sedang sibuk melihat rekaman cctv di laptopnya, tiba-tiba ponsel Bagas berdering. Sebenarnya ia sedang malas di ganggu oleh siapa pun, namun di layar ponselnya tertera nama sang ibu. Mau tidak mau ia harus mengangkat panggilan itu. "Halo, ma?" "Pulang sekarang, ada yang mau mama bicarakan." "Iya." Hanya seperti itulah pembicar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD