Setelah kepergian keira dari rumahnya, Nathan memilih untuk diam. Ia tidak bisa berpikir lagi, namun ia berusaha untuk tidak melakukan apa pun yang akan menyakiti atau membahayakan dirinya. "Jangan lakukan apa pun, lo kuat. Dan lo pasti bisa untuk tetap diam disini tanpa mikirin buat menyakiti diri lo sendiri. Ingat lo punya Kevin dan tiga sahabat lainnya yang masih peduli sama lo, Nathan." gumamnya, dengan kedua tangan terkepal. Nathan berusaha untuk tetap duduk dan menahan diri untuk tidak berbuat hal bodoh. Keringat bercucuran membasahi seluruh wajah dan tubuhnya. Wajahnya sudah memerah karena menahan sesuatu yang ingin ia lakukan, namun ia tahan. "Gue butuh pelampiasan, tapi gue harus kuat. Nggak boleh melukai diri sendiri, atau Kevin akan marah'." gumamnya dengan mata yang mulai be

