bab 25

1509 Words

Keira masih setia menunggu Nathan pulang, ia memutuskan untuk meminta kesempatan agar tetap tinggal dan akan memperbaiki semuanya. Hari sudah mulai larut malam tapi Nathan tak kunjung datang, membuat Keira tertidur di sofa dengan mata yang sudah lelah menangis sejak semalam. Baru saja matanya tertutup kini harus kembali terbuka karena mendengar suara pintu utama di buka. "Kenapa kamu masih ada di sini?" sengit Nathan tanpa menatap keira " Kasih Keira kesempatan untuk tetap tinggal disini, meskipun bukan untuk Keira seenggaknya untuk anak ini anak kakak " mohon Keira dengan air mata yang kembali membanjiri pipinya " Saya muak dengan wajah sok polos kamu, dan apa kamu bilang anak saya? Kamu yakin itu anak saya bukan anak laki-laki di luar sana yang sering tidur sama kamu "? Sergah Nathan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD