"Will you marry me?" Tanya reivan sambil mengeluarkan sebuah cincin dg bandul mutiara "Yes,I will" Jawab rere meneteskan air matanya Reivan memasangkan cincin itu kemudia menarik rere kepelukannya Rere membalas pelukan reivan Ntah siapa yg memulai kini bibir mereka saling perpangutan saling melumat, juga suasana romantis yg mendukung Mereka merasa dunia milik sendiri dan merasakan kebahagiaan yg tak tau kapan akan berakhir ----- Hari ini adalah H-3 pernikahan rere dan reivan Saat ini Rere sedang gelisah dikamar nya karna ini sudah hari ke empat dia dan reivan menjalani tradisi dipingit,tak boleh bertemu,telponan,chatan,juga apalagi videocall Tapi sesekali ia telponan dg reivan melalui hp kinar karna hp miliknya disita oleh mama meita juga reivan yg menggunakan hp deno utk menghu

