"Nay, mampir ke minimarket dulu, nggak?" tanya Raja. Kanaya pun mengangguk setuju, meski sebenarnya ia sudah sangat penasaran ingin mendengar cerita tentang Rose dari sisi Raja. Seperti kata Luna, dia tidak mau menduga-duga. Namun, untuk sementara Kanaya harus bersabar karena menurutnya, lebih baik bicara di apartemen, jangan di jalan seperti sekarang, takutnya jawaban Raja membuat hatinya kecewa. Mereka pun akhirnya mampir ke minimarket di sebelah apartemen. Raja memegang troli belanjaan sementara Kanaya memilih beberapa kebutuhan. "Jangan lupa pembalut Nay," ucap Raja saat teringat nasihat ibu mertuanya di mana Kanaya akan dapat periode bulanannya sebentar lagi, begitu pikir Raja. Kanaya pun mengangguk, kemudian dia segera menuju bagian kebutuhan wanita. Raja tentu saja mengikut

