BAB 22. Temannya Eve

1327 Words

Vito terkekeh kecil. Tidak menoleh pada Eve di sampingnya. “Aku kan Vito, dan dia Leon. Kamu sudah kenal, pakai tanya lagi.” “Aku serius, Vito. Kamu, Leon, Lucca. Kalian bertiga—aneh. Misterius tepatnya. Kenapa kalian terlalu—ah, apa ya namanya? Umm … penuh rahasia.” Eve benar-benar penasaran. Sebab dia sudah terlanjur terlibat dengan ketiganya. Dan malah tidak bisa keluar dari jerat mereka. “Eve, kamu tanyakan saja itu pada Leon. Nanti.” Eve mendengkus kesal. “Kamu takut. Takut dimarahin Leon karena ini rahasia kalian bertiga, begitu?” Vito menggeleng. “Bukan itu. Tapi, semakin sedikit yang kamu tahu, itu semakin baik. Kalau kamu tanyakan pada Leon, dia tahu sampai sebatas mana yang boleh kamu tahu.” “Ah, ribet!” Eve melengos. Sekarang dia hanya diam. Memandangi ke arah luar kaca jen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD