Bukti yang Rusak

1002 Words

Langit mulai gelap. Suasana kantor sudah sepi, hanya tersisa tiga security yang akan berganti shift. Oliv keluar dari gedung berlantai sepuluh dengan langkah sedang. Sebenarnya jam kerjanya sudah habis sejak pukul empat atau lebih tepatnya dua jam yang lalu. Sebagai bentuk loyalitas, ia tetap menemani atasannya hingga pria itu meninggalkan kantor beberapa saat lalu. Usai menyapa security, Oliv langsung menuju pintu keluar. Jika biasanya ia akan menghampiri motor matic andalannya di area parkir, kini ia harus mencari kendaraan lain. Taksi online harusnya bisa menjadi pilihan, namun sayangnya ponselnya mati karena kehabisan batrai. "Jalan kaki?" Oliv bertanya pada diri sendiri sembari membayangkan jarak kantor dan kontrakannya lebih dari tujuh kilometer. Wanita itu berjalan di area komp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD