Nyonya Anggun terkejut sekaligus senang melihat Kio datang bersama Meyra. Ia yang kebetulan sedang menyiapkan makan siang itu segera langsung mengajak Meyra makan bersama. "Bunda, Meyra gak bisa makan pedas, terlalu manis dan berlemak ..." ucap Kio yang langsung mendapat lirikan tajam dari wanita itu. "Meyra bisa makan apa aja kok, Tante," ralatnya. "Gak apa-apa, Meyra. Tante tau kamu sedang kurang sehat. Tapi semua masakan di rumah ini InsyaAllah halallan toyyiban kok. Ayahnya Kio juga agak sensitif pencernaannya. Sini, duduk dekat tante, Sayang ..." Meyra mengangguk senang. Sejak pertama bertemu, Nyonya Anggun selalu memperlakukannya dengan baik. Ia seakan merasakan perhatian seorang ibu tiap kali datang ke rumah ini. Makan siang hari itu berlangsung hangat dan diiringi obrolan

