Percakapan sederhananya dengan pria asing bernama Dion membuat Ilona cukup terkesan. Pria itu sangat artistik. Dia mengaggumi seni dan dia sangat suka lukisan Monalisa yang misterius. Tapi tetap saja pria itu asing dan Ilona tidak terlalu menyukai orang asing. Diam dan dinginnya Erick hari ini membuat Ilona resah. Sejak kejadian itu, tak sepatah katapun meluncur dari kedua daun bibir mereka. Dan Melodi tampak tidak terlalu mengerti dengan masalah orang dewasa. Dia selalu senang karena Rezz adalah peghiburnya. Malam ini, Ilona, Erick dan Melodi duduk di ruang televisi. Melodi sibuk menggambar sesuatu di samping Erick. Erick sibuk dengan ponselnya dan Ilona sibuk dengan keresahannya dengan mata menatap kosong televisi. Rezz sibuk dengan kejailannya. Rezz naik ke atas sofa, mendekati Erick

