56. Aku tidak impoteeeeeeennnnn!!!

1540 Words

Lengan Lania yang gemetar terasa di leher Vino, ia justru menikmati setiap reaksi Lania tersebut. Vino pun menyentuh pinggang ramping Lania, mendekap Lania dalam pelukan hangatnya. "Aku sangat mencintaimu Lania!" bisik Vino kemudian di telinga Lania. Bisikan itu terdengar begitu tulus, sepenuh hati Vino. Menggelitk hati Lania, merangkul ketulusan tersebut dengan cinta yang juga tulus ia berikan pada suaminya itu. Lania sangat bahagia akan kasih dan cinta yang selalu ia dapatkan. Ia cukup beruntung bisa mendapatkan kebahagiaan yang begitu besar. Tentu, cinta yang tulus adalah salah satu hal yang paling berharga selain uang tentunya. "Fttt.. aku lebih beruntung lagi karena Vino punya banyak uang!" benak Lania yang tanpa sengaja justru terkekeh sendiri dalam pelukan Vino. Vino tak sena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD