Bab 10. Melihat Roni

1235 Words

Happy Reading Ethan masih di luar kota selama seminggu ini, hal itu membuat Levina sedikit lega. Setidaknya, malam-malamnya bisa tenang tanpa gangguan, tanpa suara pintu kamarnya yang tiba-tiba diketuk dan tanpa tubuh lelaki itu yang tiba-tiba naik ke ranjangnya. Malam itu, ketika Levina sedang merawat wajahnya dengan masker, terdengar suara ketukan pelan di pintu kamar. Tok! Tok! Tok! "Levina, besok tolong belikan daging asap di supermarket, ya? Badanku lagi meriang," suara Bibi Ana terdengar sedikit serak. Levina membuka pintu kamarnya, melihat wanita paruh baya itu dengan tatapan penuh iba. "Iya, Bi. Besok biar aku aja yang belanja. Bibi istirahat aja, jangan kebanyakan kerja," ucapnya lembut sambil tersenyum. Bibi Ana menatap wajah Levina sekilas lalu tersenyum geli. "Sekarang k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD